Jakarta - Papua Barat salah satu provinsi di Indonesia yang diprediksikan akan terjadi tsunami pada pukul 18.30 WIB. Namun hingga kini kondisi di ujung timur Indonesia itu masih aman.
"Sampai saat ini masih landai dan kondusif. Tidak terjadi apa-apa. Sejauh ini laporan yang diterima dari jajaran masih tenang," kata Dandim 1703 Manokwari, Letkol Edward Sitorus saat dihubungi detikcom, Jumat (11/3/2011).
Edward mengatakan, warga di pesisir pantai Papua Barat memang sudah dikosongkan. Toko-toko dan seluruh kegiatan ekonomi di kota-kota Papua Barat sudah tutup untuk mengantisipasi datangnya tsunami.
"Semuanya sudah kita antisipasi. Di pesisir pantai sudah kosong. Warga sudah mengungsi ke tempat yang tinggi. Sejauh ini masih aman," ujarnya.
Edward mengaku pihaknya terus berkoordinasi dengan polisi untuk mengamankan masing-masing wilayah. "Ya kita kan pengamanan tersebar dimana-mana. Ada yang amankan lalu lintas, semua koordinasi," ungkapnya.
Sementara itu, Deputi Penanganan BNPB Sutrisno mengatakan, laporan yang diterima di 3 provinsi yang diprediksikan terjadi gempa masih aman. Pihaknya pun masih berkoordinasi dengan BMKG apakah akan mencabut peringatan tsunami atau masih menunggu 1 jam ke depan. Sutrisno mengaku memang ada air pasang 20 cm. Namun itu belum tentu tsunami.
"Ya ada 20 cm tapi itu kan bukan tsunamilah ya. Mudah-mudahan gelombang biasa saja. So far aman sampai sekarang kita terus kontak di daerah," jelasnya.
Jumat, 11 Maret 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
ganti ke mobile mode









0 komentar:
Posting Komentar